sitiativa











{September 9, 2012}   PERANAN PEMIMPIN FORMAL DAN INFORMAL

Pemimpin formal ialah seseorang yang oleh organisasi tertentu dipilih sebagai pemimpin, berdasarkan keputusan dan pengangkatan resmi untuk memegang suatu jabatan dalam struktur organisasi, dengan segala hak dan kewajiban yang berkaitan dengannya, untuk mencapai sasaran organisasi yang telah ditetapkan.
Ciri-ciri pemimpin formal yaitu :
a. Berstatus sebagai pemimpin formal atau resmi (disahkan dan diangkat) selama masa jabatan tertentu, atas dasar legalitas formal oleh penunjukan pihak yang berwenang, ada legitimitas.
b. Sebelum pengangkatan , harus memenuhi beberapa persyaratan formal terlebih dahulu.
c. Diberi dukungan oleh organisasi formal untuk menjalankan tugas kewajibannya.
d. Bisa mencapai promosi atau kenaikan pangkat formal, dan dapat dimutasikan.
e. Bila melakukan kesalahan-kesalahan, akan dikenai sanksi dan hukuman.
Pemimpin formal pada dasarnya harus menempatkan, jiwa dan perilakunya untuk menjaga citra kepemimpinannya dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat yang dipimpinnya. Efektifitas dan efisiensinya seorang pemimpin formal adalah dengan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongannya dalam rangka mencapai tujuan yang di cita-citakan bersama. Pemimpin formal setiap saat dapat dihindari atau tidak dipercaya oleh masyarakat karena arah kebijakan dan keputusan serta program kerjanya selalu merugikan masyarakat yang dipimpinnya.
Peranan seorang pemimpin formal dalam penyuluhan pembangunan dapat merupakan motivator untuk pengembangan pembangunan pertanian melalui visi dan misi yang dibawa oleh agen pembaruan/penyuluh dalam membentuk perilaku SDM-klien kearah yang lebih maju dan moderen agar mereka mampu menggunakan/mengaplikasikan IPTEK sesuai dengan tujuan dari usahatani atau bisnisnya.

Pemimpin informal ialah orang yang tidak mendapatkan pangkatformal sebagai pemimpin, namun karena memiliki sejumlah kualitas unggul, dia mencapai kedudukan sebagai orang yang mampu mempengaruhi kondisi psikis dan perilaku suatu kelompok.
Ciri-ciri pemimpin informal yaitu :
a. Tidak memiliki penunjukan formal atau legitimitas sebagai pemimpin.
b. Masyarakat menunjuk dirinya, dan mengakuinya sebagai pemimpin.
c. Status kepemimpinannya berlangsung selama kelompok yang bersangkutan masih mau mengakui dan menerima dirinya.
d. Tidak dapat dimutasikan.
e. Tidak pernah mencapai promosi.
f. Tidak memiliki atasan.
Pemimpin informal dapat saja mempunyai dampak negatif maupun positif terhadap pengikutnya ataupun kelompoknya. Dampak positif seorang pemimpin informal adalah lebih mengutamakan ideologi dan realisasi tujuan rencana kerja daripada tujuan pribadinya, sedangkan dampak negatif dari seorang pemimpin informal adalah mementingkan tujuan dirinya sendiri daripada ideologi-ideologi kelompoknya atau pengikutnya. Seringkali ideologi digunakan untuk memperoleh kekuasaan dan setelah kekuasaan itu didapatnya, maka ideologi itu ditinggalkan atau diubah sesuai dengan tujuan pribadinya sendiri.
Peranan pemimpin informal dalam penyuluhan pembangunan adalah sebagai tempat bertanya atau shering pendapat ataupun dapat bekerjasama dengan agen pembaruan/penyuluh dalam menyebarluaskan IPTEK dan informasi dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan SDM-klien. Pemimpin informal dapat saja dijadikan sasaran penyuluhan terutama pada tataran penyuluhan secara perorangan, karena biasanya para pemimpin informal ini sangat mengerti dan sangat memahami akan masalah warga masyarakat sehingga agen pembaruan/penyuluh sangat terbantu dengan adanya informasi dari mereka selain agen pembaruan tersebut memberikan informasi kepada pemimpin informal tersebut.

• Pemimpin Formal
– seseorang yang ditunjuk atau ditugaskan secara formal oleh organisasi untuk memimpin orang-orang dalam melakukan suatu pekerjaan
• Pemimpin Informal
– seseorang yang secara alamiah dianggap mampu memainkan perannya sebagai pemimpin ketika kelompok kerja telah bekerja dan saling berinteraksi.

Mardikanto (1991 : 216) dan Asngari (2001 : 32), sebagai implementasi dari jiwa dan pengabdian seorang pemimpin formal dan informal, maka dalam proses penyuluhan pembangunan ataupun pemberdayaan kepada SDM-klien selayaknya peran dan fungsi pemimpin dapat berpedoman pada falsafah pendidikan dan kepemimpinan dari Kihajar Dewantara, yang mencakup tiga dimensi yaitu :
1. Ing ngarsa sung tulada, artinya, jika dimuka seorang pemimpin harus mampu menjadikan teladan atau anutan, memiliki idealisme yang kuat, serta mampu menjelaskan cita-citanya kepada para pengikutnya. Peran agen pembaruan/penyuluh dapat memulai dengan memberi informasi/memberikan contoh tentang IPTEK, dan lain-lain yang akan dilaksanakan dalam proses penyuluhan.
2. Ing madya mangun karsa, artinya, jika ditengah seorang pemimpin harus mampu dan mau memahami kehendak anggotanya, merasakan suka-dukanya, dan dapat pula merumuskan kehendak serta keinginan anggotanya untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang direncanakan demi terwujudnya cita-cita atau harapan/keinginan/tujuan yang ditetapkan. SDM-klien dapat bertanya, berdiskusi, serta memberikan tanggapan atas semua IPTEK ataupun informasi, dan lain-lain yang diberikan oleh agen pembaruan/penyuluh.
3. Tut wuri handayani, artinya, jika dibelakang seorang pemimpin mampu mengikuti perkembangan masyarakatnya, serta mampu menjaga agar perkembangan tersebut tidak menyimpang dari nilai-nilai atau norma-norma yang telah diterima oleh masyarakat yang dipimpinnya. Seorang agen pembaruan/penyuluh harus bersifat proses mendidik dan memberikan penjelasan penguasaan materi (IPTEK, dan lain-lain) yang dipelajari sampai IPTEK, dan lain-lain tersebut dikuasai sampai SDM-klien mampu memanfaatkannya.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: